VIVAnews - Hubungan Rafting malang Indonesia dan Malaysia yang mulai adem ayem kembali memanas. Pangkal persoalan wisata malang kali ini bukan masalah klaim budaya atau perlakuan kasembon rafting semena-mena terhadap para Tenaga Kerja Indonesia di sana, melainkan soal penangkapan ikan dan garis outbound training batas yang kembali dilanggar.
Memang tidak wisata malang persis sama seperti insiden perbatasan di Ambalat, Kalimantan Timur lembaga outbound training malang, tapi peluru terlanjur meletus dan berakhir dengan saling tangkap di antara dua negara. Indonesia menangkap tujuh nelayan Malaysia, dan sebagai balasannya, Marine Police Malaysia menangkap tiga petugas patroli Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Riau.
Awalnya, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dalam jumpa pers, Minggu 15 Agustus 2010 malam, menjelang Jumat tengah malam, sekitar pukul 21.00 WIB, Pengawas Perikanan melakukan patroli dengan menggunakan dua speed boat Dolphin ukuran panjang 12 meter karena berdasarkan laporan masyarakat ada lima kapal ikan Malaysia menangkap ikan secara ilegal di dekat Tanjung Berakit Pulau Bintan.
Setelah patroli memeriksa terbukti ke lima kapal melabuhkan sauh dan sedang menangkap ikan menggunakan jaring Gillnet (jenis ikan Pelagis). Dan ternyata penangkapan ikan dilakukan tanpa dokumen izin, sehingga dilakukan proses pemeriksaan di kapal sesuai dengan standard operasi prosedur Penyidikan Perikanan. Kelima kapal tersebut berukuran panjang 12 meter dari kayu dengan bobot sekitar 10 GT.
Selanjutnya, tiga orang Pengawas Perikanan naik di atas kapal tersebut, sedangkan tujuh ABK Malaysia dinaikkan di kedua Speed Boat. Kelima kapal dengan dikawal kedua Speed Boat menuju pangkalan terdekat di Batam.
Ketiga petugas yang naik ke kapal nelayan Malaysia adalah Asriadi (40 tahun), Erwan (37 tahun), Seivo Grevo Wewengkang (26 tahun). Sedangkan tujuh nelayan yang dipergoki meraup ikan di perairan Indonesia adalah Lim Kok Guan, Faisal bin Muhammad, Chen Ah Choy, Muslimin bin mahmud, Ghazaki bin Wahab, Roszaidy bin Akub, dan Boh Khe Soo.
"Ketika dalam perjalanan, satu jam kemudian, terjadi insiden. Kapal patroli besar milik Malaysia datang dan menghadang, serta meminta semua kapal dan ABK Malaysia dilepaskan," cerita Fadel.
Minggu, 15 Agustus 2010
Rabu, 11 Agustus 2010
Rafting malang
Surabaya - Kebersamaan rafting malang polisi dan warga menjaga lingkungan sekitar khususnya di bulan rafting malang ramadan terlihat di Perumahan Gunungsari Indah wisata malang. Seperti patroli bareng menjelang sahur bersama warga lembaga outbound malang dan 2 polisi diturunkan menjaga masjid.
Menjelang sahur, warga outbound training Perumahan Gunungsari Indah mulai anak-anak hingga orang
dewasa lembaga outbound training malang berkumpul di Masjid Abu Adenan. Mereka berjalan mengelilingi perumahan
warga dan menggelar patroli sahur menggunakan alat-alat musik seperti kentongan, musik rebana. Saat patroli sahur, warga dikawal mobil patrol dari Polsek Karangpilang.
"Selain mengingatkan warga untuk bersantap sahur, kita juga imbau agar selalu
waspada terhadap keamanan rumahnya maupun di lingkungan sekitarnya," kata Kapolsek Karangpilang AKP Ismail di sela-sela acara peresmian Pos Pengamanan Ramadan di Masjid Abu Adenan, Kamis (12/8/2010).
Selain berpatroli dengan warga, sebanyak dua personel polisi akan berjaga di
masjid-masjid setiap hari dan khususnya pada saat menjalankan ibadah salat Isya dan tarawih.
"Selama bulan ramadan, masyarakat tidak perlu khawatir sandal maupun kendaraan
motornya hilang. Masyarakat bisa menjalankan ibadah salat dengan tenang, karena dua anggota bekerja sama dengan pengurus masjid bersama-sama berjaga. Kebersamaan ini merupakan bentuk partnership building," tuturnya.
Turun tangan polisi menjaga masjid di sambut baik Takmir Masjid Abu Adenan,
Yayat Hidayat. Yayat mengaku berterima kasih atas dukungan polisi. Sebagai bentuk ucapan terima kasih, dua personel polisi yang kebagian tugas mengamankan masjid mendapatkan songkok putih dari takmir.
Menjelang sahur, warga outbound training Perumahan Gunungsari Indah mulai anak-anak hingga orang
dewasa lembaga outbound training malang berkumpul di Masjid Abu Adenan. Mereka berjalan mengelilingi perumahan
warga dan menggelar patroli sahur menggunakan alat-alat musik seperti kentongan, musik rebana. Saat patroli sahur, warga dikawal mobil patrol dari Polsek Karangpilang.
"Selain mengingatkan warga untuk bersantap sahur, kita juga imbau agar selalu
waspada terhadap keamanan rumahnya maupun di lingkungan sekitarnya," kata Kapolsek Karangpilang AKP Ismail di sela-sela acara peresmian Pos Pengamanan Ramadan di Masjid Abu Adenan, Kamis (12/8/2010).
Selain berpatroli dengan warga, sebanyak dua personel polisi akan berjaga di
masjid-masjid setiap hari dan khususnya pada saat menjalankan ibadah salat Isya dan tarawih.
"Selama bulan ramadan, masyarakat tidak perlu khawatir sandal maupun kendaraan
motornya hilang. Masyarakat bisa menjalankan ibadah salat dengan tenang, karena dua anggota bekerja sama dengan pengurus masjid bersama-sama berjaga. Kebersamaan ini merupakan bentuk partnership building," tuturnya.
Turun tangan polisi menjaga masjid di sambut baik Takmir Masjid Abu Adenan,
Yayat Hidayat. Yayat mengaku berterima kasih atas dukungan polisi. Sebagai bentuk ucapan terima kasih, dua personel polisi yang kebagian tugas mengamankan masjid mendapatkan songkok putih dari takmir.
Minggu, 08 Agustus 2010
Permainan softgun
Tim Detasemen lembaga outbound training 87 AntiBonek Mabes Polri menangkap Abubakar Baasyir, rafting malang Pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Solo. Penangkapan itu, menurut Kepala Bidang Penerangan softgun center Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Marwoto Soeto dilakukan Senin (9/8) pagi di Banjar, Jawa Barat.
Namun, Marwoto rafting malang mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut soal penangkapan karena belum mendapat laporan lengkap pariwisata malang dari timnya. Yang jelas, kata Marwoto, saat ini Ba'asyir belum dibawa ke Mabes Polri. "Tim saya masih berada di Bandung," ujarnya.
Mengenai lembaga outbound training isu penangkapan di Banjar, Marwoto justru menggumam, "Banjar itu di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ya." Menurut Marwoto pukul 11.00 pihaknya baru bisa memberikan keterangan mengenai penangkapan Ba'asyir.
Penangkapan ini sebenarnya diduga sebelumnya. Tim Pembela Muslim telah merasakan isyarat itu sejak beberapa bulan lalu. "Dendam lama terhadap Baasyir, rupanya belum selesai," kata juru bicara TPM Mahendra.
Namun, Marwoto rafting malang mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut soal penangkapan karena belum mendapat laporan lengkap pariwisata malang dari timnya. Yang jelas, kata Marwoto, saat ini Ba'asyir belum dibawa ke Mabes Polri. "Tim saya masih berada di Bandung," ujarnya.
Mengenai lembaga outbound training isu penangkapan di Banjar, Marwoto justru menggumam, "Banjar itu di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ya." Menurut Marwoto pukul 11.00 pihaknya baru bisa memberikan keterangan mengenai penangkapan Ba'asyir.
Penangkapan ini sebenarnya diduga sebelumnya. Tim Pembela Muslim telah merasakan isyarat itu sejak beberapa bulan lalu. "Dendam lama terhadap Baasyir, rupanya belum selesai," kata juru bicara TPM Mahendra.
Kamis, 05 Agustus 2010
Outbound training
Beirut - 2 Personel outbound training pasukan perdamaian Indonesia outbound akhirnya gagal mencegah bentrok senjata Israel-Libanon yang menewaskan rafting malang 5 orang. UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL) mengakui pasukan Indonesia ada dalam posisi sulit lembaga outbound training.
"Ketika dua pihak berniat saling tembak, outbound training tidak ada yang bisa Anda lakukan," kata mantan Jubir UNIFIL Timur Goksel wisata malang seperti dilansir thenational.ae, Kamis (4/8/2010).
Pembelaan rafting malang terhadap pasukan Indonesia juga diberikan oleh mantan Komandan UNIFIL Mayjen Alain Pellegrini dari Prancis. Menurut mereka, pasukan UNIFIL kerap terjepit dalam situasi, seperti yang dialami tentara Indonesia.
"Jika melindungi Israel, UNIFIL akan dituduh Hizbullah membela musuh. Jika kebalikannya, Israel juga menuduh UNIFIL membantu Hizbullah," kata Alain.
Lokasi pertempuran pun pas berada di pagar perbatasan. Tayangan televisi menampilkan traktor Israel memotong pohon di wilayah Libanon dengan sengaja melewati pagar perbatasan.
Media-media Libanon mengecam tentara Indonesia karena pergi dengan taksi menyusul bentrok Israel-Libanon. UNIFIL pun memberikan pembelaan.
2 Personel pasukan penjaga perdamaian itu dikatakan sudah berusaha sekuat tenaga menghentikan perang. Akhirnya mereka diperintahkan mundur untuk diganti dengan pasukan UNIFIL lain yang lebih besar.
Televisi Al Manar menampilkan tayangan dua tentara Indonesia itu sampai mengalami dehidrasi karena mencoba menghentikan pertempuran. Warga setempat lalu menolong tentara Indonesia itu dengan minuman dan kendaraan tumpangan.
"Ketika dua pihak berniat saling tembak, outbound training tidak ada yang bisa Anda lakukan," kata mantan Jubir UNIFIL Timur Goksel wisata malang seperti dilansir thenational.ae, Kamis (4/8/2010).
Pembelaan rafting malang terhadap pasukan Indonesia juga diberikan oleh mantan Komandan UNIFIL Mayjen Alain Pellegrini dari Prancis. Menurut mereka, pasukan UNIFIL kerap terjepit dalam situasi, seperti yang dialami tentara Indonesia.
"Jika melindungi Israel, UNIFIL akan dituduh Hizbullah membela musuh. Jika kebalikannya, Israel juga menuduh UNIFIL membantu Hizbullah," kata Alain.
Lokasi pertempuran pun pas berada di pagar perbatasan. Tayangan televisi menampilkan traktor Israel memotong pohon di wilayah Libanon dengan sengaja melewati pagar perbatasan.
Media-media Libanon mengecam tentara Indonesia karena pergi dengan taksi menyusul bentrok Israel-Libanon. UNIFIL pun memberikan pembelaan.
2 Personel pasukan penjaga perdamaian itu dikatakan sudah berusaha sekuat tenaga menghentikan perang. Akhirnya mereka diperintahkan mundur untuk diganti dengan pasukan UNIFIL lain yang lebih besar.
Televisi Al Manar menampilkan tayangan dua tentara Indonesia itu sampai mengalami dehidrasi karena mencoba menghentikan pertempuran. Warga setempat lalu menolong tentara Indonesia itu dengan minuman dan kendaraan tumpangan.
Sabtu, 31 Juli 2010
evakuasi bambu
Evakuasi Bambu
training oiutbound | games outbound | permainan training
Tujuan permainan outbound training ini adalah melatih kerjasama dalam outbound training yang komunikatif.
Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong.
Prosedur dalam permainan ini adalah :
1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu.
2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan
3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
1. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini
2. Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ?
3. Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ?
4. Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik ?
training oiutbound | games outbound | permainan training
Tujuan permainan outbound training ini adalah melatih kerjasama dalam outbound training yang komunikatif.
Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong.
Prosedur dalam permainan ini adalah :
1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu.
2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan
3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
1. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini
2. Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ?
3. Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ?
4. Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik ?
Rabu, 28 Juli 2010
lembaga outbound training
Jakarta - Ratu Munawaroh rafting malang bukanlah kader sembarangan di PAN. pariwisata malang Selain cerdas, dia ternyata mendapat kepercayaan tertinggi oleh konstituennya dalam Pemilu 2009 lalu. Bahkan perolehan rafting malang suaranya melebihi Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) dan terbanyak di PAN.
"Beliau itu kader yang cerdas selain cantik. lembaga outbound training Perolehan suaranya itu tertinggi dari semua anggota DPR dari PAN, bahkan melebihi BPP," kata Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi kepada detikcom, Rabu (28/7/2010).
"Beliau itu kader yang cerdas selain cantik. lembaga outbound training Perolehan suaranya itu tertinggi dari semua anggota DPR dari PAN, bahkan melebihi BPP," kata Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi kepada detikcom, Rabu (28/7/2010).
Selasa, 18 Mei 2010
permainan outbound dan softgun
Team Building Games: LOG LINE
games outbound | training | training outboung
Permainan ini dimainkan softgun malang di luar ruang menggunakan sebuah balok kayu yang dibuat sedemikian rupa agar tidak bergerak. Panjang balok tersebut 1,5 hingga 2 meter, dan sebaiknya yang agak besar agar agak outbound training tinggi dari permukaan tanah ketika dinaiki oleh peserta. wisata malang Peserta yang akan bermain terdiri dari 6-10 orang, tergantung besar dan panjang balok.
Instruksi dan petunjuk permainan
* Pada awal permainan, kita minta seluruh anggota kelompok utk naik ke atas balok dan mereka harus saling membantu agar tidak terjatuh dari balok atau pun menginjak tanah.
* Setelah semua naik di atas balok, kita mulai memberi instruksi dimana mereka harus berdiri berurutan sesuai instruksi yang kita minta. Misalkan saja, berdasarkan tanggal lahir,
* Para Peserta harus mengatur barisan di atas balok tanpa boleh turun ke tanah, dari angka yg paling kecil ke angka yg paling besar.
* Fasilitator menentukan mana yg menjadi bagian depan. Jika berhasil, lanjutkan dengan instruksi berikutnya, hingga 3 instruksi dapat mereka selesaikan dengan baik.
Larangan
Jika terjatuh pada salah satu tugas, maka dianggap gugur dan dilanjutkan dengan tugas kedua dan seterusnya.
Variasi
* Bisa saja instruksinya urutan tinggi badan, nomor rumah dll.
* Permainan ini dimainkan di luar ruang
games outbound | training | training outboung
Permainan ini dimainkan softgun malang di luar ruang menggunakan sebuah balok kayu yang dibuat sedemikian rupa agar tidak bergerak. Panjang balok tersebut 1,5 hingga 2 meter, dan sebaiknya yang agak besar agar agak outbound training tinggi dari permukaan tanah ketika dinaiki oleh peserta. wisata malang Peserta yang akan bermain terdiri dari 6-10 orang, tergantung besar dan panjang balok.
Instruksi dan petunjuk permainan
* Pada awal permainan, kita minta seluruh anggota kelompok utk naik ke atas balok dan mereka harus saling membantu agar tidak terjatuh dari balok atau pun menginjak tanah.
* Setelah semua naik di atas balok, kita mulai memberi instruksi dimana mereka harus berdiri berurutan sesuai instruksi yang kita minta. Misalkan saja, berdasarkan tanggal lahir,
* Para Peserta harus mengatur barisan di atas balok tanpa boleh turun ke tanah, dari angka yg paling kecil ke angka yg paling besar.
* Fasilitator menentukan mana yg menjadi bagian depan. Jika berhasil, lanjutkan dengan instruksi berikutnya, hingga 3 instruksi dapat mereka selesaikan dengan baik.
Larangan
Jika terjatuh pada salah satu tugas, maka dianggap gugur dan dilanjutkan dengan tugas kedua dan seterusnya.
Variasi
* Bisa saja instruksinya urutan tinggi badan, nomor rumah dll.
* Permainan ini dimainkan di luar ruang
Langganan:
Postingan (Atom)
