Kamis, 25 Maret 2010
Outbound Taining
Goal Program Outbound Training
Setelah mengikuti program ini, diharapkan kompetensi dan perubahan yag akan terjadi pada peserta dan tim dalam bentuk:
1. Menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan pekerjaan dan mengatasi resiko
2. Melatih kemampuan mengambil keputusan yang efektif dalam situasi sulit
3. Peserta dapat menemukan motivasi diri dalam bekerja, kemudian disinergikan dengan tujuan kelompok dan organisasi.
4. Meningkatkanya comfort zone individu.
5. Meningkatnya ketrampilan berfikir kritis dan kreatif pada individu
6. Tumbuhnya jiwa kepemimpinan diri dan kelompok
7. Meningkatnya kulitas interkasi, komunikasi, keakraban, kebersamaan kesadaran kerjasama dalam kelompok
8. Terbentuknya tim yang solid dalam lingkungan perusahaan
9. Meningkatnya kinerja tim (team empowering).
10. Semakin tingginya kontrol sosial dalam tim, sehingga fungsi supervisi menjadi tanggung jawab semua orang.
11. Tumbuhnya komitmen bersama untuk maju dan meningkatkan kinerja.
12. Menghancurkan Metal Block yang menghambat kesuksesan diri seseorang dan memprogram dengan program yang menjadikan diri menjadi pribadi yang optimis dan sukses
Paket lain dari ‘Outbound Management Training’ kami:
PAKET I
Biaya : Rp. 150.000,- / orang
Durasi : 1 hari
Aktifitas :
- Fun Game 5 Permainan
- Tim Building 5 Permainan
PAKET II
Biaya : Rp. 200.000,- / orang
Durasi : 1 hari
Aktifitas :
- Fun game 3 Permainan
- Tim Building 5 Permainan
- High Rope 2 Permainan
PAKET III
Biaya : Rp. 300.000,- / orang
Durasi : 2 hari
Aktifitas :
Materi Program :
1. Ice Breaking
2. Fun Games
3. Effective Communication
4. Team Building
5. Problem Solving
6. High Rope
(Spider Web, Two Line Bridge, Flying Fox
Harga diatas adalah biaya untuk out bonud training saja. Untuk biaya akomodasi, transportasi, konsumsi, dll belum termasuk dalam harga tersebut diatas.
Selasa, 27 Oktober 2009
Garis besar
Ini adalah latihan sederhana untuk memperlihatkan kepada peserta berapa alokasi sumber daya mereka untuk suatu masalah.
Tujuan
1. Membuat peserta sadar tentang sumber daya yang mereka gunakan untuk masalah.
2. Membuat peserta me-realokasikan sumber daya mereka pada rasio yang lebih baik.
Waktu yang dibutuhkan
10-15 menit.
Jumlah peserta
Tidak dibatasi.
Materi yang dibutuhkan
Selembar dollar kembalian.
Prosedur
1. Katakan kepada anggota kelompok bahwa mereka akan dapat menganggarkan sumber daya untuk melawan masalah mereka. Sebelum memulai, mereka harus mengidentifikasi masalah utama maupun sepele yang mereka hadapi di kehidupan sehari-hari.
2. Setelah masing-masing peserta telah memiliki suatu daftar masalah yang telah diidentifikasi, berikan selembar dollar kembalian kepada masing-masing peserta.
Read More ..............................
Tag: latihan masalah realokasikan rasio kelompok
Senin, 28 September 2009
Jumat, 21 Agustus 2009
Electric Gun
Jenis electric gun sendiri terbagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu; EG (Electric Gun) yang tidak menghasilkan fungsi full automatic pada senjata yang mengusung sistim tersebut dan AEG (Automatic Electric Gun) yang mampu memberondongkan ratusan peluru secara full automatic.
Type EG banyak diadaptasi oleh jenis pistol, dan digerakkan oleh 4 (empat) buah batere AAA dan sebuah dynamo kecil saja. Jadi, jika Anda mengharapkan sensasi tertentu dari jenis ini, silahkan kecewa. Karena jenis ini tidak se-reliable kakaknya dari jenis AEG. Dessert Eagle, Beretta M92FS, merupakan contoh dari seri electric gun ini.
Jika Anda seorang pemula atau seorang kolektor, jenis ini bisa Anda miliki sebagai barang koleksi. Walaupun mekanismenya kurang realistis, jenis ini memiliki marking (tanda/cap) yang sama dengan senjata aslinya hingga cukup layak dikoleksi ketimbang produk lain yang lebih mahal.
Jenis yang memiliki mekanisme lebih maju dipegang oleh type AEG (Automatic Electric Gun). Selain mengusung motor berkekuatan tinggi, sumber tenaga yang digunakan juga merupakan batere kering dari jenis NiCad (Nickel Cadmium) atau NiMH (Nickel Metal Hybrid) yang biasa digunakan pada telpon selular (tetapi memiliki kemampuan lebih tinggi).
tag :dynamo Dessert Eagle, Beretta M92F Selectric gun NiCad NiMH
Mekanisme spring
Mekanisme jenis ini juga banyak diadaptasi untuk jenis bolt action rifle, seperti jenis APS2, M24 Police Sniper, M82 Barret, M1 Carbine, dll. Jenis Gas Blowback Seperti namanya, jenis ini menggunakan gas untuk menghembuskan gas jenis freon (HFC 134/R22) yang akan meniupkan bb 6mm tersebut. Kelebihan jenis ini adalah efek hentakan (recoil) atau blowback yang ditimbulkannya bagi banyak penggemar menghasilkan sensasi yang tersendiri dibandingkan jenis lainnya.
Jenis GBB ini merupakan type airsoft gun paling populer karena banyak diterapkan pada jenis replika senjata laras pendek (pistol).
Jenis yang diproduksipun ratusan jumlahnya, replika dari senjata terkenal seperti Colt SAA, Deringer, S&W M249, Colt 1911-A1, Glock 17, Glock 26, Sig Sauer P226, Walther PPK/S, Walther P99, UZI, M11 Ingram (inzet), dan masih banyak lagi.
Image Percaya atau tidak, foto ini adalah foto airsoft gun M11 Ingram yang dibuat oleh KSC Corporation, Jepang.
Tag :bolt action rifle APS2 M24 Police Sniper M82 Barret M1 Carbine Bllowback lColt 1911-A1airsoft gun
Digerakkan Oleh Hembusan Udara
Hembusan udara tersebut, memutar bb bulat berukuran 6mm dalam laras airsoft gun agar laju bb tersebut bisa semakin akurat. Fasilitas ini dinamakan fasilitas Hop-Up, yang sudah banyak diadaptasi oleh mainan airsoft gun dewasa ini.
Seperti dijelaskan pada uraian diatas, sistim penggerak pada airsoft gun membaginya menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu;
• Spring Gun (SPG) – Penggerak dengan menggunakan sistim pegas/per.
• Gas Blowback Gun (GBB) – Penggerak dengan menggunakan sistim gas, dan
• Automatic Electric Gun (AEG) atau Electric Gun (EG) – Penggerak dengan menggunakan sistim motor yang digerakkan oleh baterai.
Tag : airsoft freon airsoft airsoft Spring Gun Gas Blowback Gun Automatic Electric Gun Electric Gun
Kamis, 20 Agustus 2009
Alat Pengaman dan Pakaian Militer
Karena permainan ini umumnya melibatkan saling tembak antar pesertanya, maka peralatan untuk melindungi anggota tubuh sangat diperlukan. Peluru airsoft ini pada umumnya ditembakkan pada kecepatan 200-400 kaki per detik (feet per second, fps), dan bila terkena mata dapat berakibat fatal. Oleh karena itu peralatan yang paling penting dalam permainan airsoft adalah pelindung mata dan wajah. Para peserta permainan harus melengkapi diri mereka dengan kacamata pelindung (goggle) atau topeng khusus untuk melindungi wajah (mirip dengan peralatan untuk paintball). Pakaian yang dipakai biasanya juga tebal agar mengurangi cedera atau rasa sakit.
Pakaian Militer
Permainan ini adalah simulasi militer atau kepolisian, maka para peserta juga berusaha untuk berpakaian dengan gaya militer. Pakaian yang lazim dipakai adalah replika seragam satuan militer suatu negara, lengkap dengan loreng kamuflase-nya. Selain pakaian, perlengkapan lain seperti rompi, helm, sepatu boot, dan sarung tangan juga diusahakan mirip dengan yang dipakai oleh militer dan kepolisian.
Tag :permainan airsoft Militer
